Kelompok Budi Daya Ikan dan Nelayan Dapat Bantuan Sarpras dari Pemkab

Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Kelautan dan Perikanan Oleh Bupati Pekalongan. PEKALONGANKAB

Kelompok pembudi daya ikan dan nelayan di wilayah Kecamatan Siwalan dan Wonokerto mendapat bantuan berupa sarana dan prasarana dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kamis (10/03/2022). Bantuan sarana yang dimaksud berupa waring dan bambu sebagai penahan tanggul tambak.

Bantuan tersebut diberikan kepada tiga Kelompok Pembudi daya Ikan (Pokdakan) yang berada di Desa Api-api Kecamatan Wonokerto, dan dua kelompok lainnya di Desa Depok Kecamatan Siwalan. Masing-masing kelompok tersebut mendapat bantuan 95 rol waring dan 393 batang bambu.

Tiga Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang mendapat bantuan yaitu, Pokdakan Mina Setia Budi, Pokdakan Suter Mas Tiga, dan Pokdakan Suter Talang Mas. Bantuan prasarana juga diberikan kepada Pokdakan Depok Vaname Mas berupa Jalan Produksi Tambak Depok III yang merupakan jalan beton sepanjang 211 meter.

Bantuan sarana juga diberikan pada dua Kelompok Usaha Bersama (KUB) milik nelayan, berupa alat penangkapan ikan ramah lingkungan (bubu), yaitu alat yang terbuat dari anyaman bambu atau saga. Pemkab memberikan 120 unit bubu untuk dua kelompok ini.

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan menyarankan agar kelompok nelayan dan pembudi daya ikan ini segera membentuk koperasi, agar penyaluran dana bantuan lebih mudah dan terorganisasi. Adanya koperasi juga dapat membantu para nelayan jika ingin melakukan simpan pinjam modal. Fadia juga sudah meminta kepada pihak bank agar bisa membantu permodalan dan meningkatkan usaha pembudi daya ikan dan nelayan.

Bupati Pekalongan berharap bantuan yang diberikan dapat membantu menyejahterakan kelompok pembudi daya ikan dan nelayan yang berada di wilayah Kecamatan Siwalan dan Wonokerto.

Bantuan Pembangunan Tanggul dan Bimbingan Teknis Juga Diperlukan

Selain mendapatkan bantuan sarana dan prasarana tersebut, para nelayan dan pemilik tambak juga mengharapkan adanya bantuan pembangunan tanggul. Hal ini disampaikan warga saat diadakan dialog dengan Bupati Pekalongan usai penyerahan bantuan Sarpras.

Kaprawi, salah seorang warga Kelompok Petani Tambak Desa Depok menyampaikan, ia berterima kasih terhadap pemkab karena telah memberi bantuan berupa waring, tetapi ia juga membutuhkan bantuan untuk pembangunan tanggul tambak, karena menurutnya tambak saat ini berbenturan langsung dengan alam, sehingga tidak ada tanggul sebagai pembatas agar tambaknya tidak hancur saat air sedang rob (pasang).

Tanggul atau pematang tambak sendiri berfungsi sebagai pemisah antar-petakan-petakan kolam tambak yang telah dibuat, tanggul juga berfungsi sebagai penahan air dan sebagai mobilitas petani tambak dalam melakukan kegiatannya. Tanggul harus dibuat lebih tinggi dari permukaan air pasang tertinggi, agar fungsinya lebih maksimal.

Selain mengharapkan bantuan tanggul, warga juga berharap agar diadakan pelatihan atau bimbingan teknis terkait alih fungsi lahan pertanian menjadi tambak dan cara pengolahannya dari OPD (Operasi Perangkat Daerah) terkait.

Karena akibat sering terjadinya rob mengakibatkan lahan pertanian menjadi puso (tidak menghasilkan panen). Banyak petani padi dan petani melati yang dirugikan akibat hal ini, padahal lahan itu merupakan sumber pendapatan mereka. “Kami berharap masyarakat diberi bekal secara teknis maupun finansial, untuk mengalihkan fungsi tanah yang puso menjadi sebuah tambak, agar bisa menjadi pendapatan kembali seperti sebelumnya,” ujar Tarkuat, warga Desa Blacanan.

Hal ini dirasakan langsung oleh Sutrisno, warga Desa Depok, lahan pertanian seluas 150 hektar miliknya sudah terendam air laut sejak tahun 2016. Padahal, dulu Desa Depok merupakan salah satu desa penyangga pertanian, bahkan sebagai gudang padi. Ia berharap ketika pembuatan tanggul rob sudah direalisasikan dan bimbingan teknis pengelolaan tanah juga sudah dijalankan, lahannya bisa kembali difungsikan, agar dirinya kembali memiliki penghasilan.

Sumber :

https://pekalongankab.go.id/public/website/berita/2208-pemkab-salurkan-bantuan-hibah-sarpras-kelautan-dan-perikanan,

https://pekalongankab.go.id/public/website/berita/2212-dialog-dengan-bupati-petambak-harapkan-bantuan-tanggul

Add Comment