Bulog Pekalongan Gelontorkan Bantuan Paket Sembako Murah

Bulog Cabang Pekalongan memberikan bantuan berupa paket sembako murah. Foto: Pemkot Tegal

Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, harga bahan pangan mulai melonjak, sementara perekonomian masyarakat mengalami penurunan. Dalam rangka menjaga stabilitas harga sembako yang saat ini sudah melebihi HET, Bulog Cabang Pekalongan memberikan bantuan berupa paket sembako murah. Masyarakat dapat membelinya dengan harga terjangkau.

Seperti yang disampaikan Wakil Kepala Bulog Cabang Pekalongan Dedy Rahman, dengan adanya paket murah ini diharapkan masyarakat bisa mendapatkan beras, gula, dan minyak sayur dengan harga terjangkau. Ada dua jenis paket sembako murah yang bisa didapatkan masyarakat, antara lain: paket premium, dengan jenis beras premium, dibanderol harga Rp 86 ribu; dan paket medium, jenis beras medium, dengan harga sepaket Rp 76 ribu.

“Masyarakat dipernolehkan memilih. Paket yang ditawarkan tersebut masing-masing berisi beras 5 kg, gula 2 kg, dan minyak sayur 1 liter,” terang Dedy.

Disebutkannya, total jumah paket yang disiapkan ada sebanyak 40 ribu paket untuk memenuhi permintaan tiap-tiap kecamatan, yang didistribusikan di tiap kelurahan hingga RW dan dibagikan melalui ketua RT. Namun, jika ada permintaan, timnya siap untuk mengupayakan. Secara teknis, masyarakat yang mau, tanpa adanya paksaan bisa membeli ataupun tidak.

Sebelum pendistribusian paket tersebut, sambung Dedy, sudah ada sosialisasi terlebih dahulu, sehingga ketua RT bisa mengkoordinir warganya. Satu paket diperuntukkan satu KK. Jika berminat, pembayaran bisa dititipkan kepada ketua RT. Selanjutnya, ketua RT akan menyampaikannya kepada RW hingga tingkat kelurahan, dan total pembayaran dari masing-masing kelurahan akan diterima Bulog.

Stok Beras Aman

Bulog Cabang Pekalongan memastikan stok atau ketersediaan beras di gudang dalam kondisi aman. Berdasarkan keterangan Ketua Bulog Cabang Pekalongan Ari Apriansyah, stok beras Bulog saat ini ada 30 ribu ton, dan jumlah tersebut bisa untuk enam bulan ke depan. Sampai saat ini belum ada lonjakan permintaan beras, sementara permintaan kepada Bulog baru pada model sembako.

“Dari perkiraan, jumlah sekitar 30 ribu paket bisa memenuhi permintaan masyarakat. Namun antusiasme masyarakat justru luar biasa, hingga mencapai 40 KK memesan,” terangnya, dikutip dari laman resmi Pemkot Tegal, Selasa (7/4/2020).

Terkait dengan masa panen, Ari menjelaskan bahwa sebagian wilayah Jateng dan Jatim saat ini sudah ada yang panen, namun masih bersifat sporadis. Diperkirakan pada akhir April-Mei aka nada panen raya. “Siapapun bisa datang dan membeli beras di Bulog, seharga Rp 8.100 per kilo di gudang. Jika meminta untuk diantarkan, ada biaya tambahan untuk buruh angkut dan akomodasi,” tambah Ari.

Selain kesiapan stok beras, Bulog juga menyiapkan stok minyak dan gula. Stok kebutuhan pokok akan selalu diupayakan untuk didatangkan dengan harga yang berlaku sesuai dengan HET, untuk gula seharga Rp 12.500 per kg.

Add Comment