Polres Pekalongan Musnahkan 1.184 Botol Miras

Ribuan botol miras dihancurkan dengan menggunakan kendaraan berat. Sumber: Humas Polres Pekalongan.

Kajen – Usai Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Candi 2019, Polres Pekalongan musnahkan 1.184 botol minuman keras (miras).  Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Lokasi pemusnahan pun masih satu kompleks dengan alun-alun Kajen yang berada di Jalan Mandurorejo Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis, (19/12/2019).

“Pemusnahan ini yang dihasilkan dari 2 kali operasi Cipta Kondisi dengan Pekat mulainya November dan Desember. Kita lakukan tindak pidana tipiring, kepada para penjual yang miras di Kabupaten Pekalongan,” kata Wakapolres Pekalongan, Kompol Mashudi, S. H. seperti dilansir dari website Pemkab Pekalongan.

Sekda Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, M. M. mengucapkan terima kasih kepada kepada TNI, Polri, dan masyarakat yang sudah mau bekerja sama dalam menjaga ketertiban di Kabupaten Pekalongan. Ucapan ini pun disampaikannya mewakili Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Sebentar lagi ada natal dan tahun baru. Kami harapkan, semua masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pekalongan. Agar, tercipta suasana yang sejuk dan damai,” tambahnya.

Tak Lekang Oleh Zaman

Definisi miras menurut Mulyadi adalah minuman dari campuran alkohal dan beberapa bahan lainnya seperti susu, soda, spritus, dan obat-obatan. Seorang Sosiologi UNJ, Clara menuturkan bahwa miras oplosan umumnya dikonsumsi oleh remaja dengan status sosial menengah ke bawah. Ia menyebutkan sebagian besar kasus ini dimulai dari remaja yang nongkrong di suatu tempat kemudian meminum miras oplosan bersama.

Masalah yang selalu berulang adalah kasus miras oplosan, sering kali pemberitaan di televisi menyiarkan remaja yang tewas setelah pesta minuman tersebut. Bahkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NahdlatulUlama menyebutkan 65% remaja Indonesia pernah meminum miras oplosan, survei ini dilakukan pada Februari-Maret 2017 dengan melibatkan 327 reponden.

Menurut Hasyim, Mantan Kepala Departemen PenelitiLakpesdam PWNU DKI Jakarta secara mengejutkan menuturkan bahwa sebagian remaja menilai rasa miras oplosan jauh lebih enak dibandingkan dengan alkohol murni. Dihimpun dari beberapa media, miras oplosan biasanya dijual dengan harga 25-100 ribu. Bahkan menurut Polsek Serang, miras oplosan terkadang dijual dengan harga 5 ribu rupiah.

Murahnya harga miras oplosan membuat minuman ini seakan tak lekang oleh waktu. Sayangnya, mereka yang megonsumsi miras ini hanya menilai dari harganya saja bukan dari dampak yang akan ditimbulkan. Sudah banyak kasus dari dampak negatif minuman ini yang wira-wiri di pemberitaan namun tetap saja tidak membuat jera.

Add Comment