Lebakbarang Jadi Sasaran OMOH, Rasio Elektrifikasi Kabupaten Pekalongan Capai 100%

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Asip. Sumber: Humas Pemkab Pekalongan.

Lebakbarang – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekalongan menjalankan amanat dari PLN Pusat untuk melaksanakan program One Man One Hope (OMOH). OMOH sendiri merupakan gerakan penggalangan dana diantara pegawai PLN untuk bisa menyambungkan listrik secara gratis kepada warga miskin. Peresmian program OMOH di Pekalongan sendiri digelar di Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (3/12/2019).

“Kegiatan ini merupakan gerakan sosial yg dilakukan oleh seluruh pegawai PLN di Indonesia. Dimana kami ikut berpartisipasi bersama-sama masyarakat sekitar sebagai simbol dari kami, sedikitnya meringankan beban masyarakat. Kami mengiur, satu pegawai bisa memasangkan gratis (termasuk instalasinya) satu KK yg dikategorikan tidak mampu dan masuk dalam data basis terpadu (DBT),” tutur General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Feby Joko Priharto.

Tercatat ada sebanyak 76 RTM di Lebakbarang telah dialiri listrik secara gratis melalui program OMOH. Dengan demikian elektrifikasi di Kabupaten Pekalongan yang semula 99%, kini meningkat menjadi 100%. “Program OMOH ini adalah program corporate nasional, dengan hadirnya program ini diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian,” pinta Feby.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, S.H. M.Si. beserta jajarannya terlihat turut menghadiri acara peresmian program OMOH tersebut. Bupati Asip menyampaikan langsung ucapan terima kasihnya kepada PLN yang telah membantu pengentaskan kemiskinan di Kabupaten Pekalongan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya berharap dengan terpasangnya listrik di setiap rumah di Kecamatan Lebakbarang ini masyarakat dapat menggunakan listrik dengan arif dan untuk meningkatkan produktifitas. Dengan meningkatnya produktifitas tentunya akan meningkatkan kesejahteraan dan tentunya ini akan bermuara kepada menurunnya angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan,” pinta Asip kepada warga Lebakbarang persis seperti yang dilansir dari website resmi Kabupaten Pekalongan.

Menuju Indonesia Terang

Dilansir dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sudah hampir seluruh warga Indonesia telah menikmati listrik. Hal tersebut dibuktikan dengan rasio elektrifikasi per triwulan III tahun 2019 ini menembus angka 98.86%. Angka ini diklaim naik 14.51% dari lima tahun sebelumnya, Kementrian ESDM sendiri menargetkan rasio elektrifikasi akan mencapai 100% pada tahun 2020.

Selain program OMOH milik PLN, Kementerian ESDM pun mencanangkan program bantuan pasang Baru Listrik (BPBL) 450 VA untuk masyarakat tidak mampu. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana menyampaikan saat ini pemerintah tengah fokuskan elektrifikasi di sejumlah daerah tertinggal, terdepan dan terluar seperti Papua dan NTT.

Pemerintah melakukan tiga pendekatan sebagai upaya pemerataan listrik di Indonesia. Pertama dengan ekspansi atau perluasan jaringan listrik melalui program listrik pedesaan PT PLN (Persero). Kedua dengan memberikan pra-elektrifikasi melalui pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), ini ditujukan bagi mereka yang tempat tinggalnya jauh dari instalasi listrik PLN. Terakhir, mengembangkan micro grid-off grid bagi mereka yang tinggal jauh dari instalasi listrik PLN, tetapi tinggal bersama dalam satu wilayah.

Elektrifikasi yang mencapai 100% tentunya akan berdampak baik negeri ini. Pemerataan listrik yang menyeluruh menjadi penunjang kesejahteraan masyarakat. Dengan pemerataan tersebut masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses berbagai hal.

Add Comment