Gelar Festival Kuliner Buah dan Sayur, Walikota Minta Warganya Konsumsi Makanan Sehat

Walikota Pekalongan menghadiri festival buah dan sayur di GOR Jetayu. Sumber: Humas Pemkot Pekalongan.

Panjang Wetan – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menggelar Festival Kuliner Buah dan Sayur Tahun 2019 di Gor Jetayu Kota Pekalongan, Minggu (24/11/2019). Festival yang bertema “Generasi Sehat Indonesia Unggul” ini ditujukan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55.

Berbagai kreasi makanan minuman dari olahan buah dan sayur tersajikan dalam acara tersebut. Pengunjung bisa menikmatinya dengan memiliki voucher yang dibagi panitia. Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz, S. E. menuturkan tujuan diselenggarakannya festival itu adalah untuk mengajak masyarakat Kota Pekalongan agar rutin mengonsumsi makanan dan minuman sehat dari buah-buahan dan sayur.

Dilansir dari laman Pemkot Pekalongan, festival tersebut resmi dibuka setelah pemukulan gong oleh Walikota Saelany. Turut hadir dalam pembukaan acara Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Khusnul Khotimah dan Wakil Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S. Sn.. Dalam kesempatan yang sama, Saelany menyampaikan bahwa makanan cepat saji yang menjamur saat ini tidak baik untuk dikonsumsi.

“Kami harapkan alangkah lebih baik masyarakat dapat bijak memilah milah makanan yang sehat, berserat, daripada banyak makan makanan olahan yang mengandung lemak dan karbohidrat berlebihan yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit kesehatan,” tutur Saelany.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, SKM M. Kes. menuturkan ada sekitar 7.000 jenis makanan olahan buah dan sayur dengan 60 stand yang tersedia di festival kuliner buah dan sayuran ini.

“Kami juga isi acara ini deklarasi bersama kelurahan bebas ODF ada sekitar 8 kelurahan tadi sebagai komitmen bersama bahwa BAB sembarangan merupakan perilaku tidak baik bagi kesehatan karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Disamping itu, Wisuda Ibu Hamil dan Penguatan Moco Buku KIA Sedino selembar yang diberikan samir secara simbolis oleh Bapak Walikota,” tandas Budi.

Anjuran Makan Buah Dan Sayur

Bukan rahasia umum jika buah dan sayur memang mengandung segudang manfaat. The National Health and Medical Research Council (NHMRC) di Australia menganjurkan kita untuk mengonsumsi paling tidak 5 jenis sayuran dan 2 jenis buah-buahan setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Menurut The World Health Report, ada beberapa kemungkinan penyakit yang disebabkan kurangnya konsumsi buah. Inilah beberapa penyakit beserta kemungkinannya, kanker gastrointestinal 19%, penyakit jantung iskemik sebesar 31% dan stroke sebesar 11% di seluruh dunia.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, ada sekitar 2,7 juta warga dunia meninggal karena kurangnya konsumsi sayur dan buah. Hal ini turut mengantarkan kurang konsumsi buah dan sayur masuk 10 besar penyebab kematian di dunia.

Kemenkes juga memberi rekomendasi sayur lokal yang banyak khasiatnya sehingga baik jika dikonsumsi setiap hari seperti kemangi, katuk, kecipir, leunca, pare, selada air, kucai, kelor, daun pepaya, terong cepoka, mentimun, seledri, sereh, kangkung air, labu siam dan terong.

Sementara untuk buah, Kemenkes merekomendasikan belimbing manis, jambu biji, alpukat, nanas, pepaya, pisang, rambutan, langsat, rambutan, tomat, belimbing wuluh, jeruk nipis, buah tin, sawo, zaitun, manggis, dan delima.

Add Comment