BPJS Kesehatan Tidak Lagi Berlakukan Pembatasan Rujukan 10%

Foto: Pemkot Pekalongan.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekalongan, Batang, dan Pemalang serentak menolak pembatasan rujukan yang ditetapkan BPJS Kesehatan. Sebelumnya BPJS Kesehatan menyampaikan pembatasan rujukan maksimal 10%. Penolakan ini disampaikan pada Rapat Kerja Komisi C DPRD Kota Pekalongan bersama IDI Pekalongan, dan BPJS Cabang Pekalongan. Menurut Ketua IDI Pekalongan, pembatasan tersebut bisa membuat para dokter merasa dilema.Kepala BPJS Cabang Pekalongan, Dodi Pamungkas menyampaikan pembatasan rujukan sudah tidak berlakukan kembali. Menurutnya ada beberapa dokter yang sudah menandatangani kesepakatan, hanya ada beberapa dokter yang belum tanda tangan. Diharapkan dokter maupun FKTP dapat melakukan entri data khususnya di puskesmas untuk memudahkan BPJS Kesehatan dalam melakukan klarifikasi terhadap pasien. Rapat ini dihadiri ketua IDI Pekalongan Zainal Arifin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto, dan Kepala Cabang BPJS Pekalongan Dodi Pamungkas, dan anggota DPRD. Rapat di pimpin Ketua komisi C DPRD Kota Pekalongan Makmus Sofyan Mustofa dengan di dampingi wakilnya Heri Wibowo.

Add Comment