Upaya Pemkot Pekalongan Tekan Angka Kesakitan

Wali Kota Pekalongan berinteraksi dengan salah satu masyarakat Krapyak Kidul. Sumber: Pemkot Pekalongan.

Krapyak Kidul – Guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Pemkot Pekalongan meresmikan gedung baru Puskesmas Krapyak Kidul. Peresmian ini bersamaan dengan pelaksanaan Program Salam Sehat, Selasa (15/10/2019). Program tersebut digalakkan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Peresmian gedung 2 lantai dengan dana sebesar Rp. 6,7 Miliar itu dihadiri oleh Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz, S.E., Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Hj Sri Ruminingsih SE MSi, Asisten Pembangunan Setda Kota Pekalongan, Erli Nufiati SE, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto SKM MKes, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB), Drs Gunindyo, Lurah Krapyak, Edi Yulistiyanto, Kepala Puskesmas Krapyak Kidul, dr Eny Ambarwati, dan masyarakat Krapyak Kidul.

Kepala Puskesmas Krayak Kidul, dr. Eny Ambarwati berharap dengan adanya gedung baru bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Gedung baru Puskesmas baru ini berlantaikan dua ini mudah-mudahan akan semakin mendapat kepercayaan masyarakat sekitar untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, fasilitas disini juga sudah cukup memadai dengan sarana dan prasana dan tenaga medis yang mumpuni, seperti rawan jalan, laboratorium, pelayanan kesehatan untuk cek pemeriksaan penyakit menular maupun tidak menular, pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dan balita, dan sebagainya yang diharapkan juga dapat menggugah kesadaran masyarakat setempat untuk perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri,” jelas dr Eny.

Dilansir dari website resmi Pemkot Pekalongan, Saelany berharap dengan adanya gedung baru dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat Krapyak dan sekitarnya.

“Pembangunan dengan dana yang cukup banyak ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan ujung tombaknya untuk kesehatan masyarakat yang ada disini. Masyarakat Krapyak menyambut dengan baik, sehingga memudahkan mereka dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” terangnya.

Program Salam Sehat

Program Salam Sehat ini pertama kali dilaksanakan di Puskesmas Jenggot, Selasa (1/10/2019). Selanjutnya program ini dilaksanakan 2x dalam sebulan. Program ini menyusul setelah program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan RI. Walikota memandang ini sebagai upaya pemkot untuk terus memajukan pelayanan kesehatan yang ada di Kota Pekalongan.

Adanya program ini diharapkan mampu mengurangi angka kesakitan penduduk Kota Pekalongan. “Adanya Salam Sehat Wali Kota Pekalongan ini agar Pemerintah Kota Pekalongan lebih dekat dengan masyarakat, berinteraksi secara langsung serta membahas permasalahan kesehatan yang ada di Kota Pekalongan,” tutur Saelany.

Pelaksanaan Program Salam Sehat yang kedua dilaksanakan di Krapyak Kidul bersamaan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia. Apriasiasi datang dari dr. Eny. Menurutnya, selain meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, program ini juga mampu mendekatkan masyarakat dengan pemerintah.

“Masyarakat khususnya di Kelurahan Krapyak dan Degayu yang tinggal di sekitar Puskesmas Krapyak Kidul ini tidak harus bingung untuk mencari pelayanan kesehatan, bisa datang ke puskesmas setempat dengan memaksimalkan fasilitas yang ada di puskesmas ini dengan sebaik-baiknya,” jelas dr. Eny.

Add Comment